Tuesday, 22 December 2015

5 Detik yang Menegangkan

Semalam ada kejadian yang bikin aku merinding banget.. kejadiannya sangat cepat tapi menegangkan sampai-sampai aku kena shock ringan. Bukannya lebay ya tapi emang aku baru pertama kali mengalami hal ini jadi wajar kalau i was really panic last night.

Jadi ceritanya gini, kemarin malam sekitar pukul 21.50 WITA aku dan puluhan teman yang lain sedang berada di kampus karena ada kelas malam untuk mata kuliah agama. My lecturer was explaining about ijtihad when the building tiba-tiba berguncang begitu saja selama 5 detik. Sontak kami semua kaget dan melongo "waduh ada apa nih" "ada gempa".

Aku mengira getaran itu berasal dari petir yang biasa terjadi di musim hujan. Tapi sepertinya tidak mungkin karena getaran ini sangat kuat sampai ruangan kelas kami yang berada di lantai 3 berguncang.

Detik selanjutnya masih terasa getaran kecil walaupun tidak sekuat guncangan yang tadi. Aku yang duduk pas di samping tembok langsung takut dan panik, kaki udah refleks pengen lari keluar. Ketika aku udah siap ambil ancang-ancang untuk lari eh ternyata teman-teman ku masih anteng duduk di bangkunya masing-masing dengan ekspresi yang entahlah aku ngga tahu seperti apa. Wah barangkali muka aku juga udah ga jelas banget saking takutnya.

Dosen aku juga sampai terkejut, seolah mengerti ekspresi wajah panik kami, beliau segera menghentikan pelajaran lalu mengajak kami untuk berdoa bersama memohon perlindungan Allah SWT. Selama berdoa bersama itu aku masih bisa merasakan getaran di lantai.
Setelah berdoa  bersama kami langsung keluar gedung kampus secara tertib. Ga ada acara lari-larian apalagi sampai teriak menjerit.

Di luar Aku, Alyah dan Helmi langsung ke warung terdekat untuk membeli air minum biar perasaan kami agak tenang setelah kejadian tadi. Waktu mau bayar aku bertanya sama kakak penjualnya "kak ada dirasa tadi gempa?" penjualnya jawab "hmm tidak" aneh.. terus yang barusan kami rasakan itu apa? bisa jadi si kakak penjualnya keasikan main hp sampai ga ngeh apa-apa.. atau bisa jadi gempanya cuma terjadi di dalam kampus kami. lho what the....?

Bukan orang Makassar kalau ga suka melebih-lebihkan suatu kejadian. Tadi malam di BBM ramai orang yang broadcast yang aneh-aneh soal penyebab gempa tersebut, ada yang bilang Bendungan Bili-bili (Gowa) retak lah, ada yang bilang ada retakan di bawah Pantai Losari lah.. sampai yang paling aneh adalah tanda kemunculan dajjal. Ugh puhless deh! nyambungnya kemana coba dengan pusat gempa yang di daerah Takalar..

Besoknya aku segera mencari berita di portal Tribun News Makassar. And the answer is emang semalam itu telah terjadi gempa dengan kekuatan 4,5 SR di Sulsel tepatnya di kabupaten Takalar, akibat adanya pergeseran lempeng apa gitu di Teluk Makassar. Bukan hanya Takalar, tapi getaran gempa juga dirasakan di daerah Gowa dan Makassar, termasuk di kampus aku semalam.

Memang tidak ada korban jiwa maupun kerugian yang besar dialami (setidaknya sampai aku baca berita hari ini). Namun dari peristiwa ini kita bisa mengambil hikmah bahwa musibah itu tidak selalu terduga datangnya, karena itu kita harus selalu banyak mengingat Allah SWT, dzikir dan berdoa. Jangan sampai kita dipanggil mendadak dalam keadaan "terlupa" dalam kesenangan dunia. Amin


See you on my next post,

Ikha Chu~

Wednesday, 9 December 2015

I Voted with Hope


Hari ini tepat tanggal 09 Desember 2015 negara kita sedang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah atau biasa disingkat Pilkada yang dilakukan serentak di seluruh daerah se-Indonesia tadi pagi bersamaan dengan Hari Anti Korupsi. So ngga mengherankan kalau tagar #Pilkada2015 jadi Trending Topic di berbagai medsos hari ini bahkan ada emoji khusus loh di Twitter!

Meskipun sekarang udah masuk penghitungan suara tapi di BBM aku masih rame tuh teman-teman yang masang display status atau dp jari dicelup tinta termasuk aku lol.. ngga bermaksud untuk norak, hanya ingin menunjukkan betapa-senangnya-bisa-ikut-memilih-pemimpin-daerah-sendiri hehe

Pilkada kali ini merupakan pemilihan yang kedua kalinya aku ikuti. yang pertama ketika Pemilu Presiden 2014, saat usia aku udah 17 tahun. Beuh sumpah hari itu aku senang banget akhirnya bisa ikutan memilih dan pastinya dapat celupan tinta ungu dong hehe. Sedikit flashback waktu itu aku ke TPS bareng almarhumah nenek, kira-kira sebulan sebelum beliau dipanggil Ilahi, jadi bisa dibilang Pemilu pertama aku begitu sangat berarti dan memiliki kenangan yang kuat. Kita tidak pernah menyangka kapan seseorang itu akan datang dan pergi dari hidup kita. Hari ini mungkin kita dapat berkumpul, bercanda dan saling bercerita, terlihat sehat seolah semuanya baik-baik saja.. besoknya? tidak ada yang tahu

Balik lagi ke cerita aku hari ini...
Tadi siang aku ke TPS cuma bareng mama, datangnya jam 11 lewat. Haha telat banget padahal TPS-nya dipasang pas di depan rumah loh. Untung belum tutup, kalau ya kan sayang hak pilih aku ngga kepake. Aku tidak ingin jadi golput, meskipun ada teman yang bilang gini "golput juga kan sebuah pilihan" iya memang pilihan, pilihan untuk tidak memilih maksudnya.

Ada lagi tuh yang golput karena alasannya udah GA PERCAYA lagi sama yang namanya wakil rakyat, pejabat maupun pemimpin daerah. Banyaknya kasus korupsi, suap, pencucian uang dll udah cukup jadi bukti betapa susahnya mencari pejabat yang jujur saat ini hingga masyarakat pun tidak lagi menaruh kepercayaan.
Lucunya, saat kampanye banyak rakyat yang malah menerima "recehan" yang diberikan tim pasangan tertentu supaya dipilih. Kalau dalam proses pemilihannya saja sudah bermain kotor, maka saat terpilih yang ada mereka berusaha untuk mengembalikan modal yang dikeluarkan saat kampanye dulu. Hey bagaimana mungkin anda teriak-teriak berantas korupsi kalau anda malah mendukung pejabat yang bermain uang saat kampanye? Kalau aku alhamdulillah ga ada nerima satupun sogokan untuk memilih. Aku hanya memilih berdasarkan pilihan hati dan melihat kemampuan calon bupati tersebut tentunya.

Tapi buat yang masih suka golput coba deh dipikir-pikir dulu beberapa hal berikut ini. Pertama Pemilu atau Pilkada itu dilaksanakan dengan biaya yang besaaar banget dan itu pakai duit rakyat. Jika anda tidak menggunakan hak pilih sama saja dengan tindakan mubazir. Kedua dengan menggunakan hak pilih berarti anda turut andil dalam menyukseskan praktik demokrasi yang ada di negara ini dan juga mengamalkan sila ke-4 dari Pancasila. Ketiga dengan mengikuti pemilihan artinya kita juga ikut memilih pemimpin untuk daerah kita dan suatu saat jika pemimpin itu berhasil maka kita juga ikut merasa puas dan bangga. Kalau tidak ya kebalikan dari itu :p

Udah ah, nulisnya sampai disini aja sebelum aku makin sotoy dan ngelantur kemana-mana hihi. Pokoknya siapapun yang memenangkan Pilkada baik di daerah kabupaten Gowa dan seluruh daerah di Indonesia, semoga menjadi amanah dan tidak lupa pada janji semasa kampanye.
Kami sebagai rakyat menaruh harapan besar kepada para pemimpin selanjutnya.


I voted with hope, for our better country :)





Monday, 30 November 2015

#CHSI : Hiks, Semua Gambar di Blog Error Akibat Aplikasi Blogger Android

Assalamualaikum
Sebelumnya aku mau minta maaf bagi siapa saja yang sudah khilaf follow blog ini, kalau belakangan aku sering spam di timeline kalian hehe..

Aku ga ada maksud untuk menuhin reading list kalian dengan postingan-postinganku yang lama, tapi memang ada sedikit masalah yang mengharuskan aku memposting ulang 

Sebagai seorang blogger yang sedang mulai serius menekuni dunia perbloggeran *cie

Aku selalu berusaha untuk tetap bisa menulis kapan saja dan dimana saja saat ada keinginan dan inspirasi.
Soalnya ide untuk menulis itu selalu tiba-tiba datangnya, giliran kita lagi niat eh malah ide itu yang ga datang

Nah berhubung laptopku sudah is death dan mau ga mau aku hanya bisa menulis blog di smartphone atau numpang komputer kantor buat publish tulisanku. Sebenarnya ga ada masalah sih media nulisnya mau seperti apa, malahan jauh lebih fleksibel untuk ngeblog dengan gadget.

Kegiatan menulis jadi lebih gampang karena cukup lewat aplikasi yang ada di smartphone. Menyusun draft juga jadi lebih mudah, cepat dan bisa dilakukan everytime and everywhere.

Sayangnya setiap kali aku mengecek blogku di browser untuk melihat post yang udah jadi, semua gambarnya malah error alias ga muncul seperti seharusnya.

Gambar yang muncul malah seperti ini:


Ngeselin banget kaan

Awalnya aku pikir ini hanya kesalahan jaringan, tapi tiap kali aku cek di browser lain, tetap saja begitu. Aku coba download, yang muncul juga tetap gambar abu-abu itu.

Bukan hanya gambar-gambar di post, tapi juga gambar yang ada di side bar, widget, bahkan header blogku yang kece itu *hiks

Antara pasrah dan terpaksa aku lalu mengedit semua postku untuk mengganti gambarnya SATU PER SATU

Kebayang dong gimana rempongnya hufft

But yang jadi masalah adalah semua gambar untuk blogku tersimpan dalam satu flashdisk, yang mana flashdisk itu telah diformat sama adik aku karena virusnya udah banyak banget!! KZL

Fortunately, untungnya Blogger sudah diakuisisi oleh Google sejak dulu sehingga setiap gambar yang telah diposting di Blogger otomatis akan di backup oleh Google #yuuppiiieee

Aku juga ga perlu khawatir dengan ukuran gambar yang tersimpan di blog ini, karena resolusinya akan tetap sama alias ga berubah. Jadi aku masih bisa mengganti headerku yang error dengan gambar yang sebelumnya aku pakai.
 
Mengenai aplikasi android Blogger itu aku masih ga ngerti kenapa bisa bikin gambar blogku error but nextime kalau aku ingin publish post emang lebih baik lewat PC aja... udah kapok pake aplikasi android hehe

See you on my next post!

Chu~

Sunday, 15 November 2015

#CHSI : Kejadian Ngeselin Saat Main Duel Otak

Ikha Nurul Hidayat
Jangan lupa add aku ya :p



Siapa sih yang belum tahu game Duel Otak.
Sebuah aplikasi yang belakangan lagi hitz buatan Feo Media di mana kita bisa menguji seberapa banyak wawasan dan pengetahuan dalam berbagai bidang melalui sebuah kuis.

Walaupun sebenarnya lebih banyak keberuntungan yang diandalkan,lol

Serunya permainan ini adalah kita bisa bermain melawan pemain dari seluruh Indonesia dan kita memiliki waktu 48 jam untuk menyelesaikannya. Jadi game kita akan berakhir sendiri jika waktu habis dan sebagai hukumannya pengurangan skor bagi pemain yang tidak memainkan giliran dan penambahan skor bagi pihak lawan.

Game ini juga memiliki dua jenis pilihan yaitu Klasik dan Taktis. Keduanya sama-sama memiliki batasan waktu. Bedanya, dalam permainan Taktis kita mempunyai tiga (3) pilihan bantuan. hampir sama dengan kuis Who Want To Be A Millionaire. 

Beberapa minggu belakangan aku juga suka memainkan game Duel Otak.
Lumayan lah buat mengusir kejenuhan di waktu kosong sekaligus mengetes seberapa banyak wawasan aku akan dunia ini. Hasilnya ternyata lumayanlah.. lumayan dikit maksudnya haha

Kemudian motivasiku berubah dari sekedar iseng mengisi waktu menjadi ambisi untuk mengejar skor dan berada di peringkat atas. Hayoo siapa yang sama kek gini? i'm sure i'm not the only one,lol

Tapi ada beberapa kejadian yang nyebelin banget dan hampir sering aku alami. Yaitu ketika permainan udah mencapai ronde terakhir, disaat skor kita sudah unggul eeh lawan main malah ga main gilirannya sampai waktu pun habis. Padahal kan kita udah hampir menang, ngeselin banget yaa



Ikha Nurul Hidayat


Sebenarnya jika lawan kehabisan waktu kita masih memperoleh poin, tapi poinnya tidak sebanyak yang diperoleh saat kita menang karena mengalahkan skor lawan.
 
Aku sering kok dapat giliran terakhir disaat skor ku juga lebih sedikit yang artinya aku akan kalah. Tapi aku fair dong, tetap disinkron walau dalam hati masih tidak rela karena dikalahkan *dasar tukang baper

Ada lagi tuh beberapa orang yang ngeselin. kalau skornya lebih tinggi langsung kirim pesan ngatain aku "wkwk payah", "masa pertanyaan gampang aja salah", "kasian ni yee kalah", dan lain sebagainya. Pokoknya ngeselin banget. Pernah ada satu pemain acak awalnya ngatain gitu karena aku kalah. Terus dia yang minta duel ulang, yawdah aku terima aja. Giliran skorku yang tinggi dia bilang gini "waduh" "bahaya nie" aku cuma jawab "wkwk makanya jangan sombong" dan anehnya dia jawab gini "itu tadi karena aku kurang konsen mainnya". Haha alasannya dia ga konsen pemirsaa lol. Aku aja jawab pertanyaan bisa sambil kerja kok.


Bagaimanapun Duel Otak hanyalah sebuah game.
It won't affect bagi nilaimu di kampus atau sekolah.
Apalagi sampai dijadikan acuan kepintaran seseorang. Sebab dalam permainan ini kita tidak hanya mengandalkan wawasan, tapi juga keberuntungan dan sedikit tebak-tebakan hehe.

"Tingkat kepintaran atau IQ dapat diukur dengan angka, tapi wawasan tidak dapat diukur, dibutuhkan lebih dari rasa ingin tahu dan pengalaman untuk mendapatkannya" ―Ikha

Baidewei kalau kamu suka bermain Duel Otak jangan lupa ya add aku sebagai teman di ikhanurulh hehe. Selamat bermain and good luck.

Seeya!




Friday, 30 October 2015

Makeup Review : Pigeon Facial Wash and Compact Powder

Assalamualaikum..

Ini adalah post kedua aku tentang make up.. kalau bulan ini aku posting lagi mungkin aku udah bisa daftar di IBB kali yak wkwkwk..

ya ngga lah.. untuk saat ini aku ga ada niat buat fokus jadi beauty blogger.. mungkin suatu saat but now i just want to posting about what i want to..

Review kali ini adalah tentang produk Pigeon yang pastinya kita semua udah tau dan terkenal sebagai merk produk bayi yaitu Pigeon.
Merek ini sendiri udah ga asing bagi aku karena sejak kecil bahkan sampai sekarang saya biasa menggunakan baby powdernya *beneran

Ternyata tidak hanya untuk bayi, Pigeon juga meluncurkan produknya untuk kalangan remaja. Meskipun merk ini dikenal dengan formulasinya yang gentle dan subtle, tapi bahannya pasti disesuaikan dong dengan kondisi kulit remaja Indonesia.



Nah kebetulan beberapa waktu lalu Pigeon Teens lagi bagi-bagi produk gratis untuk para fans di laman Facebook resminya Pigeon yang mengisi data survei tentang kulit dan produk kecantikan. Jadi bisa dibilang makeup ini adalah hasil pemberian juga,lol.

Kalau diitung-itung ini adalah ketiga kalinya aku dapat produk makeup gratis, yang pertama dapat sampel produk pembersih dan day cream Ponds, lalu eyeshadow Sophie Paris Muslimah dari jenganten.com, lalu yang ini dari Pigeon Teens haha demen banget ya ikut kontes berhadiah gini... 


Hadiah dari Pigeon datang dalam bentuk paket hampers kecil yang terdiri dari facial wash dan compact powder serta pouch kecil yang unyuu bangeet.. Nah kebetulan aku udah menggunakan produk ini selama sebulan, jadi aku mau nulis review singkat serta pendapatku selama menggunakannya.

Okedeh, kita langsung aja nyimak review aku tentang produk ini. cekidot!

#1 Pigeon Teens Facial Wash


 Saat aku cek di gugel udah banyak blogger yang review dan responnya kebanyakan positif.. facial wash ini bahkan disarankan bagi remaja yang memiliki kulit sensitif dan berjerawat karena kandungan phnya yang seimbang dan ga terlalu keras bagi kulit.

Pertama kali membuka tutupnya yang tercium langsung wangi seperti sabun bayi hehe.. tapi ngga mengganggu sih menurutku wanginya masih enak lah..


Teksturnya juga ga terlalu cair maupun kental, warnanya putih agak transparan gitu..
Busanya pun sedikit, tapi pas dipakai busanya susah ilang.. harus digosok beberapa kali supaya kulit terasa keset..

But overall aku suka pakai facial wash. ini, soalnya ga bikin kulitku jadi kering..

Repurchase? yes!

 #2 Pigeon Teens Compact Powder Shade Beige


 


Dari segi packagingnya lumayan sih.. unyu banget buat para abege yang jadi tujuan utama pemasaran Pigeon Teens.. Ukurannya juga lumayan gede kalo buat dibawa ke mana mana.. but gapapa sih kalau buat aku yes.. gatau deh sama mas dhani *gubrakk



Bedak padat Pigeon Teens mengandung Jojoba Oil dan ekstrak Chamomile sehingga ga perlu risau buat kamu yang berkulit tipe kering seperti aku..



komposisi bedak Pigeon Teens

Untuk shade bedaknya aku dapat yang beige.. cocok banget di kulit aku.. meskipun ini bukan aku yang milih tapi kan ssebelumnya aku udah isi jenis kulit dan warna kulit aku di surveinya jadi gak usah khawatir deh.. cocok atau ga warnanya hehe..



Kekuatan menutup / coveragenya menurutku lumayan.. yah tapi ga sampai bisa menutupi jerawat sih, namanya juga bedak. Kalau mau menutupi kekurangan wajah ya mesti dilapisi dulu dengan bb cream, foundie ataupun concealer..

Kesimpulannya aku suka dengan bedak ini
(+) ringan di kulit
(+) ga cakey
(+) wanginya ga tajam
(+) cocok buat kulit kering 

Repurchase? yes!

Sampai saat menulis postingan ini aku masih menggunakan compact powder Pigeon Teens ini kecuali facial wash yang udah abis minggu lalu..

Ada rencana buat repurchase next kalo udah abis, soalnya aku suka dengan bedak ini. Jarang banget aku bisa dapat bedak yang ga bikin kulit keringku breakout, selama ini aku udah coba beberapa merek bedak tapi kebanyakan bikin kulit ku kering parah.. Akhirnya aku balik ke bedak baby deh hehe..  Alhamdulillah aku dapat kesempatan buat coba produk Pigeon Teens dan ternyata hasilnya positif:)


See you on my next post:)



Monday, 12 October 2015

Makeup Review : Eye Shadow Sophie Paris Muslimah

Assalamualaikum!

Udah lama ga nulis post baru nih, kayanya ini blog udah berdebu, banyak sarang spidernya kaya rumah kosong ditinggal penghuni haha *tiup tiup layar

Maunya sih di awal penghujung tahun ini aku udah mulai aktif ngeblog.. ya minimal tiap bulan ada tulisan lah yang aku keluarin. Tapi apa boleh buat, sepertinya keinginan itu belum bisa tercapai deh saat ini.. 

I'm sure you know why

Iya, aku sibuk... banget

Jadi seperti yang pernah aku ceritakan sebelumnya tentang aku yang ingin bekerja sebagai desainer setelah lulus SMK..

Tahun ini aku udah masuk kuliah..

Nggak, aku nggak berhenti kerja kok

Aku kuliah sambil kerja..

eh lebih tepatnya kerja sambil kuliah sih.. karena hari kerja aku emang full senin sampai jumat dan kuliahku cuma di waktu weekend

Nah, kebayang kan gimana sibuknya aku?

Hehe cerita lengkapnya nanti aja deh di post yang lain..

Kali ini aku mau review sebuah eyeshadow keluaran Shopie Paris Muslimah yang merupakan hadiah dari beauty blogger favorit akuh, kak Andhika Lady yeaaay senangnya:)

Eyeshadow ini adalah hadiah dari hasil menang giveaway yang diadakan blog jenganten.com dengan cara share cerita unik kita tentang make up dan hadiahnya adalah produk dari Shopie Paris yang bebas kita pilih

Karena belum pernah memiliki eyeshadow ya udah aku pilih aja yang itu hehe

Sebelumnya aku mohon maaf ya kak, karena baru nulis reviewnya sekarang, padahal hadiah giveaway ini udah dari tahun lalu loh:(

Aku selalu nunggu waktu yang tepat buat bisa pakai eyeshadow ini, ke kondangan misalnya..

Eh tapi ternyata setahunan ini ga ada undangan..

Yawdah daripada nunggu sampai eyeshadownya expired mending pake dirumah aja.. trus aku foto,  trus upload di blog sendiri, yang baca aku sendiri, daripada daripada..

Pernah sekali aku pakai buat kuliah.. dengan pedenya aku oles ke mata daannn hasilnya..
Semua teman kelas tak ada berhenti menatap mataku saat lagi ngobrol..

Aku ngga tau apakah mereka terpesona atau tersepona karena mukaku yang makin terlihat aneh..

Aku ngga mau tau..

Yang penting aku udah mau belajar dan percaya diri. yoshhh✊

Udah ah storynya, langsung aja kita baca review Eye Shadow Topaz dari Sophie Paris Muslimah, cekidot!




Dari pertama liat packaging-nya aku suka, cantik banget. Bahkan pada saat bungkusnya kubuka, temen-temen di tempat kerja malah pada rebutan pengen minta. Katanya kalau sama aku ga bakal di pakai haha-_-

Bentuknya seperti daun, mengingatkan aku sama hape nokia yang ngehitz waktu jaman aku SD dulu.

Udah ada sertifkat halalnya

Eyeshadow Shopie Paris Muslimah tersedia dalam empat varian shade, yaitu Topaz, Jasper, Emerald, dan Shappire (lucu yak, kaya nama-nama kompleks ruko yang ada di kawasan Panakkukang Makassar hihi)
 

Awalnya waktu ikut giveaway aku pilihnya shade Jasper yang lebih ke pink, tapi yang aku dapat adalah shade yang Topaz ini.

Tapi gapapa sih, lebih baik aku belajar makeup dari warna natural dulu, baru bereksperimen ke warna yang lain hehe..

Oke, saatnya pengaplikasian!

Pertama kali pakai aku kurang ngerti harus gimana sapuinnya ke mata.. Apakah setengah kelopak atau penuh sampai ke alis.. Aku asal pake aja haha.

Dan aku baru ingat ternyata aku punya buku panduan makeup dari Lauren Luke yang aku beli pada saat sale di pameran Orangefest tahun lalu hehe..

Daannn setelah latihan sampai mata sakit gara-gara dioles-hapus-oles lagi.. inilah hasilnya..



Tekstur eyeshadownya soft dan mudah diblend saat pengaplikasian.. Warnanya pun keluar alias pigmented. Hasil foto di atas emang ga terlalu kelihatan karena cahayanya terang banget.. itu fotonya pas menghadap ke jendela kamar hehe...




Ini foto yang lebih jelasnya.. aku baru belajar sih pake esedo jadi belum tau look apa yang harus aku buat.. tapi udah lumayan kaan hasilnya hehe..

Aku memang bukan tipe cewek yang suka pakai makeup kemana-mana apalagi sampai menggunakan esedo, hmm bisa dibilang jarang banget ya.. paling cuma buat ke acara nikahan itupun masih dimakeupin.. haha jika dibandingin dengan temen2 sebaya aku yang udah jago menggambar alis, aku masih jauuuuh ketinggalan..

Saat kerja dan kuliah pun aku cuma pakai bedak dan lip tint, kalau rajinnya datang aku pakai bb cream dulu, kadang pakai eye liner tipis-tipis.. Abis shalat aku gak touch up lagi. Bener-bener cuek banget deh pokoknya..

Semoga dengan hadiah istimewa ini aku bisa lebih semangat mempelajari kosmetik dan dunia per-dandan-an. Biar penampilanku bisa lebih cewek dan ngga dekil lagiii >_<.

Siapa tau aja kan suatu saat aku bisa menjadi femes beauty blogger seperti kak Andhika Lady bahkan menjadi MUA mungkin? hehehe..

Doain aja yah!


See you on my next post:* 


Wednesday, 29 July 2015

Apa sih itu Don't Judge Challenge?

Assalamualaikum gaes..

Kalo kalian aktif di Instagram pasti belakangan sering lihat dong video selfie yang diberi hashtag #dontjudgechallenge. Atau ada diantara kamu yang udah pernah bikin? Sebenarnya video don't judge challenge itu apa sih.. kok bisa jadi viral gitu.. hmm kalau mau tahu yuk langsung aja cekidot!

Don't judge challenge adalah video selfie yang menampilkan wajah seseorang didalamnya dengan dandanan menor dan kadang terlihat konyol yang menunjukkan sisi "jelek" di wajahnya. Setelah itu orang tersebut akan menutup layar dengan tangan dan saat terbuka.. Jreeeng mukanya berubah menjadi "cantik" atau "ganteng" yang mana adalah muka asli si pembuat video.


source: here
Ide dari munculnya challenge ini berawal ketika seorang beauty blogger bernama Em Ford melakukan percobaan dengan memposting foto-foto wajahnya tanpa make up di Instagram, tujuannya agar dapat memotivasi perempuan lain agar lebih berani dan mencintai diri sendiri apa adanya. Ternyata foto-foto tersebut menuai banyak komentar pedas bahkan menyakitkan hati.

Berikutnya Em Ford memposting kembali foto wajahnya dengan make up. Banyak yang langsung memuji dia cantik, dan terlihat sempurna. Tapi tetap saja banyak yang mengatainya fake. Em Ford lalu membuat dan mengunggah sebuah video dari Youtube yang isinya ungkapan hatinya tentang komentar foto-foto dirinya serta pesan yang sangat memotivasi.





Tak jelas siapa tepatnya orang yang pertama kali menggunakan tagar #dontjudgechallenge tapi video ini dibuat sebagai dukungan kepada Em Ford agar semua orang berhenti membully karena kekurangan fisiknya.

Karena itu muncul gerakan don't judge challenge di media sosial yang akhirnya menyebar hingga ke Indonesia juga. Bahkan udah muncul akun "official" yang memposting video #dontjudgechallenge dari seluruh Indonesia.

Tujuan challenge ini menurut ku bagus banget, biar kita makin percaya diri dan lebih bersyukur dengan rupa yang telah diberikan Sang Pencipta..
Sayangnya, banyak yang belum paham dengan maksud dari video ini. Banyak yang mengira video ini hanya sekadar memperlihatkan transformasi seseorang dari buruk rupa menjadi cantik.

Mereka menampilkan seseorang yang buruk rupa di awal video dengan menambahkan make up tebal, kacamata, bibir dower, jerawat gede, tahi lalat, tompel, freckles, alis nyambung kayak jembatan bla bla bla.. 

Seolah-olah orang yang jerawatan atau berkacamata itu maaf, jelek..

Pertanyaannya adalah, mereka yang membuat video itu sadar ngga sih kalau mereka sudah membuat fisik orang lain menjadi bahan candaan?

Lalu kemana pesan yang ada dalam video tersebut?


Bagaimana bisa kita menyerukan stop to judging with judging someone else?

......

Aku ngga bermaksud menyalahkan siapa pun, tapi kalau dilihat ciri-ciri diatas, hampir semuanya ada sama aku, seperti jerawat, tahi lalat, eyebags, bibir tebal, gigi kurang rapi.. 
Jadi dibanding pede makin meningkat, yang ada malah perasaan minder..

Tapi Alhamdulillah saya tetap dan akan terus bersyukur kok dengan diri saya apa adanya.

Nah karena itu, sebelum memposting sesuatu dipikir dulu baik-baik, ada manfaatnya atau tidak, cari dulu sejarah dan tujuannya.. biar kagak dibilang kagetan.

Intinya syukuri aja apa yang kamu sudah miliki, be yourself and let the world know how proud you are to be yourself.



Bener kan apa yang dikatakan mbak Em, "Perfection is'nt real, but progress is. Don't hunt perfection, for you'll never find it. Focus on becoming the best version of you that you can be".

dan buat yang suka ngikutin tren di sosial media, ingat ya..


"Jangan mengatasnamakan kekinian untuk melakukan tindakan yang kurang pintar."

Hmm udah pas belum quote yang diatas?

Hahaha..

Udah dulu ah, segini udah cukup. Semoga tidak ada lagi anak muda yang menjelma jadi bebek-bebek yang hanya bisa mengikuti, namun tidak tahu tujuannya apa.

Sekian pidato dari saya, lol